Menggunakan Time Frame Besar Untuk Entry di Time Frame Kecil

Artikel ini saya menulisnya secara “Real Time”, saya membreakdown chart dan menganalisanya pagi ini dan berharap sesi London ataupu New York saya dapat menganalisis dengan benar, jadi saat sesi tersebut mulai saya tidak akan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk analisa lagi hehehe… Jadi, mungkin banyak teman-teman yang bertanya, “bagaimana caranya menggunakan Timeframe yang lebih besar untuk mencari titik entry di timeframe yang lebih kecil”. Sebagai seorang trader, analisa multi time frame itu sangatlah penting dan tanpa pegangan teknik ini, anda tidak akan dapat mencapai mimpi anda(Analisa yang sempurna) sehingga akan terjadi banyak kesalahan dalam titik entry. Saya pikir, setiap timeframe mempunyai artian tersendiri dan itu sangatlah penting agar kita dapat memperhatikan dan mengerti apa yang sedang terjadi di pasar forex ini. Saat terjadi perubahan harga(Candle) / momentum di timeframe yang lebih kecil akan mempengaruhi time frame yang lebih besar juga. Mari kita mulai melihat lebih Time Frame yang lebih besar untuk eksekusi di Time Frame yang lebih kecil. Saya muali dengan GBPJPY pada tanggal 19 Febuari 2020 pada Time Frame H4 High Timeframe To Low Timeframe GBP JPY Pada gambar di atas terlihat time frame H4 dengan trend Bullish (Naik), Terlihat sangat jelas untuk menentukan Support dan Resistance terdekat. Saat candle menembus Support terdekat, terjadinya fake break yang artinya harga (candle) yang mencoba menembus kembali support yang telah di break dan berhasil di tembus kembali keatas. Sekarang turunkan time frame tersebut ke TF yang lebih kecil yaitu H1 High Timeframe To Low Timeframe GBPJPY H1 Real Resistance Dari gambar diatas menunjukan time frame H1, anda bisa dapat menentukan Resistance terdekat, dan buat area tersebut. Karena resistance tersebut di break di H1 kemudian menjadi fail break yang di tunjukan dengan pembalikan arah, maka resistance yang benar adalah resistance sebelumnya di fake break. sekarang kita menuju ke Time Frame M30 Entry GBPJPY M30 Pada m3 sudah terlihat jelas titik entry yang seharusnya. anda dapat melihat pada gambar di atas: (1) Candle Fakeout/Fake Break Support H4 pada time frame H4 (2) Fake Break Support juga pada tf H1 (3) Candle fail break dalam artian mencoba retest tapi gagal, disinilah kunci utamanya candle yang menretest SnR Terdekat (4) munculnya konfirmasi candle biru(Bullish), nah disini lah kunci utamanya dalam entry buy/sell karena konfirmasi candle biru(Bullish), kita berasumsi candle akan tetap bergerak/ melanjutkan trend naik ke resistance terdekat, yaitu area resistance h1 dan h4. Buy pada penutupan candle konfirmasi bullish dan Stop Loss (SL) di low(Harga terendah) pada candle konfirmasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *